Lagi – lagi filemanager. Yah, memang ada banyak sekali varian filemanager pada sistem GNU/Linux. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis filemanager dalam satu sistem. Seperti halnya Thunar, aplikasi filemanager ini merupakan bawaan dari jenis desktop XFCE.

Lalu bagaimana cara menginstalnya? Jika menggunakan jenis desktop Xfce, aplikasi file manager thunar sudah terpaketkan pada saat proses instalasi desktop tersebut. Namun, Anda juga bisa menginstal secara manual, jika memang tidak menggunakan jenis desktop Xfce.

Dengan menggunakan terminal:

Lihat gambar berikut! Inilah antar muka file manager thunar. Aplikasi ini terdiri dari beberapa bagian seperti yang sudah diberi nomor. (Baca: Berbagai filemanager di GNU/Linux)

thunar-filemanager

Sumber waayu.my.id

Dari gambar di atas, mari kita telusuri dan pahami bagian – bagian dari aplikasi thunar file manager.

  1. Nama jendela aplikasi, ini akan mengikuti secara default. Kondisi ini pada saat berada di salah satu folder, dan jika akan berganti folder juga akan mengikuti pergantian namanya jendela tersebut sesuai dengan nama dan lokasi folder.
  2. Locations Selector, menampilkan informasi alamat lokasi folder berada.
  3. Menu Bar, menu aplikasi terdiri dari menu File, Edit, View, Go, dan Help.
  4. Device, menunjukkan tempat harddrive penyimpanan. Bisa dikatakan partisi harddisk sebagai tempat penyimpanan data.
  5. Places, menunjukkan tempat lokasi folder /home pada sistem.
  6. Content, isi dari lokasi folder seperti subfolder, dokumen, gambar, teks, video, maupun musik.
  7. Scroll bar, ada dua scroll bar. Pertama di side pane (sebelah kiri), dan conten folder (sebelah kanan)
  8. Status bar, menunjukkan informasi status item yang terseleksi atau terpilih.

Itulah sedikit antarmuka dari file manager Thunar. Untuk lebih lanjut silakan telusuri sendiri beberap fitur – fiturnya, agar lebih familiar dan paham. Terima kasih 🙂